Mengenali Sarana-sarana Perang Pemikiran
(Mercusuar Al-Ghazwul Fikri)
Sebagai kaum muslimin, kita haruslah cerdik dalam memperhatikan kondisi umat Islam pada zaman sekarang, janganlah kita memicingkan mata, menganggap remeh bahkan tidur terhadap serangan musuh-musuh kafir. Mereka tidak akan pernah diam, ridho dan tenang melihat Islam berkembang di bumi ini,
sebagaimana Alloh SWT TELAH BERFIRMAN:
“Tidak akan pernah ridha denganmu orang Yahudi dan juga orang Nasrani sampai engkau mengikuti agama mereka”, (Qs. Al-Baqarah/2; 120).
Tidak cukup mereka mempermalukan darah kaum muslimin dengan banyak membunuh nyawa-nyawa kaum muslimin yang tak berdosa, sehingga membuat banjir darah di negara muslim, menodai kesucian wanita-wanita muslim dengan sangat keji, membantai anak anak muslim secara kejam, menghancurkan tempat tinggal, membakar masjid, memporak porandakan rumah sakit dan kebrutalan-kebrutalan lainnya melalui invasi militernya. Tidak hanya itu saja aksi perang yang mereka lakukan terhadap kaum muslimin, tetapi juga mereka memakai strategi Al-Ghowdzul Fikri (Invasi Pemikiran), yang sungguh lebih berbahaya, begitu busuk dan sangat beracun. Pada saat ini gelombang Ghowdzul fikri begitu deras dan sangat terasa sekali.
# Definisi Ghazwul Fikri #
Bisa dikatakan bahwa Al-Ghazwul Fikri adalah perang pemikiran / perang opini/ Invasi Intelektualitas yang menyerang mental dan psycologis korbannya. Ghazwul Fikri lebih berbahaya dari Ghazwul Askari (Invasi Militer), dikarenakan korban-korban yang terbius perang pemikiran ini seperti dininabobokan terasa asyik dan menyenangkan karena pintarnya mereka para musuh-musuh kafir mengemas manis dan rapi serangan ini, tapi pada hakikatnya sesuatu yang mereka tawarkan adalah pembodohan dan pengkaburan terhadap ajaran Islam. Efek besar dari Ghazwul Fikri yaitu dapat membunuh karakter Islami, membuat rancu pemahaman Islam, membancikan ajaran Islam, meracuni Aqidah, penentangan besar-besaran terhadap hukum Alloh Azza Wa Jalla dan menyesatkan pola pikir .
Ghazwul fikri inilah yang merupakan cara paling jitu yang digunakan keparat musuh-musuh kafir dalam menumpas habis Aqidah Islamiyah didada kaum muslimin sehingga ,lahirlah pemuda muslim yang tampil urak-urakan, mental porno, berspiritual minim dan bergaya hidup materialis. Sungguh memprihatinkan dan mengenaskan, begitu banyak kejahatan dari Ghazwul Fikri yang digandrungi para remaja (Memang inilah sasaran utama mereka yaitu generasi mudanya) bahkan orang tua sekalipun menjadi korban invasi pemikiran sekaligus player Ghazwul Fikri disengaja maupun tak disengaja, dikarenakan gencarnya arus peperangan ini. Kaum muslimin yang mempunyai wawasan Islam yang minim akan keislaman dan Aqidah yang lemah, akan menjadi mangsa empuk bagi yang telah dirancang cantik oleh keparat musuh-musuh kafir.
# Mercusuar/Sarana Ghowdzul Fikri #
InsyaAlloh ada 6 mercusuar yang dipakai Ghazwul Fikri yang telah dikenali, yang efeknya begitu keras terhadap penghancuran karaker, budaya dan Aqidah kaum muslimin. Mercusuar (sarana-sarana) Al-Ghowdzul Fikri itu sebagai berikut :
1. Ar-I’lam/ Media Masa
Mereka musuh-musuh kafir telah sukses besar menguasai media masa yang bertaraf nasional maupun internasional bahkan yang lokal dan barhasil menulusupi/ menyuguhkan program-programnya yang cantik dan pesonanya yang manis tapi racunnya bukan main dahsyatnya karena dapat menyesatkan pola pikir korbannya. Isi dari program tersebut bertujuan untuk:
a. Membancikan ajaran Islam, dengan sratetegi busuk inilah mereka mengaburkan segala sesuatu yang berbau Islam.
b. Memompa Syubhat (sesuatu yang berbau samar) dan Memburukkan citra opini islam yang medianya berupa cerpen, cergam (cerita bergambar), Reality Show yang disusupi oleh invasi pemikiran, sinetron - sinetron dan film-film bahkan sinetron dan film yang berbau religius sekalipun bisa disusupi oleh virus Al-Ghazwul Fikri (cermatilah dan janganlah kita memicingkan mata dalam masalah ini) waspadalah dalam memilih tontonan dan tontonan jangan dijadikan tuntunan, karena hanya Al-Qur’an dan Ash-Sunnah-lah yang sangat pantas dijadikan tuntunan oleh setiap muslim. Musuh-musuh kafir selalu membuat citra opini yang memburuk-burukkan Islam, supaya umat Islam sendiri merasa canggung, takut dan malu dengan keislamannya sendiri. Penetrasi penyesatan yang teroganisir dari Ghazwul Fikri (permainan mereka begitu halus, kita harus teliti dan cermat didalam mendeteksi propagandanya yang selalu bergentayangan didalam Mars Media).
c. Menjadikan islam sebagi bahan lawakan atau lelucon
d. Digalakkan atau dimuatnya habis-habisan acara bermoral rendah yang membuat kaum muslimin jauh dari mengingat Alloh berupa acara-acara MUSIK dan yang lainnya.Yang dimana sekarang banyak manusia menghalalkan sesuatu yang telah diharamkan dan Nabi SAW telah memperingatkan “Akan ada sebagian umatku yang menghalalkan Zina, Sutera (untuk lelaki), khamr dan Alat musik.”(Imam Bukhory no. 5590 dari Abu Malik Al-Asyari).
2. Al-Istisyrot/ Orientalisme
Sarana ini berupa pengkajian dunia barat terhadap dunia timur untuk mengkerdilkan pemikiran islam demi mencapai tujuan busuknya. Tak segan-segan mereka membuat intitusi-intitusi, majalah, radio dan lain-lain yang mendukung mereka.
3.Kristenisasi/ Transformasi
Mercusuar yang berupa kristenisasi berupaya untuk mengkristenkan kaum muslimin, pada masa sekarang nama kristenisasi diperhalus menjadi transformasi. Strategi yang mereka pakai dalam hal ini berupa pendidikan yang stakeholdernya yaitu
1. Anak didik input
2. Kurikulum berbasis sekuler - liberal (sekuler ialah paham yang memisahkan antara segala macam aspek kehidupan manusia dengan agama). Paham sekuler akan membuat kerusakan sistem dalam bidang apapun dikarenakan rambu-rambu agama/ hukum-hukum agama dilenyapkan. Mereka yang berpaham sekuler cenderung menjalani kehidupan dengan menuruti hawanafsunya dan hawa nafsu cenderung membawa kesesatan.
Sebagaimana Alloh SWT berfrman:
“Dan siapakah yang lebih sesat dibanding orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa petunjuk dari Alloh” (Al-Qashash:50)
“Dan janganlah kamu mengikui hawa nafsu, karena ia akan menyesatkanmu dari jalan Alloh” (Shad:26)
Secara bertahap kaum liberal-sekuler punya program sistematis untuk mengubah kurikulum pendidikan Islam yang saat ini masih dianggap belum inklusif pluralis. Upaya itu makin hari, makin tinggi intensitasnya, sebagai kaum muslimin kita harus waspada dengan virus SEPILIS (Sekulerisme, Pluralisme & Liberalisme) yang akan melumpuhkan syariat..
Liberalisasi Pendidikan
Menurut pengamat dari INSIST, Adian Husaini, paham liberal ini harus ditanggulangi, agar jangan sampai 10 tahun lagi paham ini menguasai wacana pemikiran dan pendidikan islam di Indonesia, sehingga lahir dosen-dosen, guru-guru agama, khatib atau kyai yang mengajarkan paham sesat berupa persamaan agama kepada anak didik dan masyarakat.
Adian menyadari, sejak beberapa puluh tahun lalu, telah dilakukan proses liberalisasi pendidikan islam secara sistematis melalui sistem perubahan metode studi islam di Universitas dan Pondok pesantren, Salah satu caranya adalah mengirim dosen dan guru agama secara besar-besaran untuk belajar Islam di pusat-pusat studi Islam di Barat.
Hasilnya, kini para alumni, telah berhasil menelusup dan menancapkan kukunya di universitas-universitas Islam di Indonesia. Termasuk pesantren sebagai targetnya . secara sistematis , metode study Islam telah diubah mengikuti sistem dan paradigma barat dengan dalih menerapkan metode objektif ilmiah. Hasilnya tidak sedikit yang belajar Islam, kemudian menjadi bingung dan ragu-ragu terhadap Islam. Bahkan banyak sarjana muslim secara terang-terangan menghujat Islam..kata Adian,
a. Mars Media, Dengan alat inilah mereka banyak memasukan program- program menyesatkan yang membuat rancu pemahaman Islam seperti acara pengobatan berkedok sihir seperti Miracle dan yang lainnya. Kita harus berwaspada. . . .!!!
b. Mengambil simpati dari bencana, bencana alam merupakan peristiwa yang menguntungkan mereka demi memurtadkan kaum muslimin. Para musuh-musuh Alloh SWT mengirim relawan-relawan kafir dan tentara kafir yang berbondong-bondong datang untuk mengambil simpati dengan pura-pura membantu yang tujuan mereka adalah memurtadakan , contoh memberi bantuan berupa mie, permen dan yang lainnya kepada kaum muslimin yang terkena bencana dengan syarat yang dibantu mereka harus meninggalkan islam dan masuk kedalam agama mereka yang kafir.
c. Perang Terselubung
d. Attagrib/ Westernisasi
Jika kita perhatikan kondisi kaum muslimin dewasa ini, kita mendapatkan suatu keadaan yang begitu mengiris hati. Dari segi Fashion, kita akan tercengang dan bingung, sulit untuk membedakan mana wanita muslim dan mana wanita kafir (AHLI NERAKA), busana yang mereka pakai sama (berpakaian tapi telanjang), sama-sama memperlihatkan aurat yang seharusnya ditutupi dan tidak memakai jilbab. Entah karena apa wanita-wanita muslim tidak mengenakan jilbabnya dan tidak menutup aurat,
Pertanyaan-pertanyaan yang timbul dibenak orang-orang beriman adalah:
1. Apakah karena kebodohan ?
2. Apakah karena memang tidak tahu (buruknya ilmu Keislaman) atau tidak mau tahu?
3. Apakah karena ada alasan-alasan tertentu yang timbul dari logika sempit manusia untuk tidak memakai jilbab?
4. Apakah karena pembangkangan terhadap perintah Alloh SWT untuk berjilbab?.
Tidakkah wanita yang beridentitas muslim berpikir dan sadar melihat Tingginya tingkat pemerkosaan dan pelecehan Sexual dewasa ini.Suatu penelitian disebutkan, bahwa salah satu tingginya angka pemerkosaan adalah dikarenakan seringnya wanita tampil didepan publik dengan pakain seronok. Janganlah kita mengikuti prinsip busana orang kafir dan para perancang modenya yang brengsek lagi jahat karena pada kenyataannya mode-mode yang muncul yang dijejalkan kepada kaum muslimah berkisar mode yang membelah/ memperlihatkan bagian pinggir paha,belakang, bawah, dada , punggung dan seterusnya. Padahal sudah sangat jelas Alloh SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 29, menyuruh kaum hawa untuk mengenakan jilbabnya
Dalam Sunnah yang muliapun memperingatkan, diriwayatkan dari Abu Hurairoh ra, berkata Rasulullah SAW bersabda;
“Dua golongan penduduk neraka yang aku belum pernah melihatnya: Satu kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi. Mereka memukuli manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakain tapi telanjang (berbusana mini atau ketat/tidak memutup aurat), berjalan lenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak dapat mencium aromanya. Sesungguhnya aroma syurga itu dapat tercium dari jarak perjalanan (yang teramat jauh) sekian sampai sekian. (HR. Muslim)
Kondisi ini memang tak lepas dari tangan-tangan kotor musuh-musuh kafir dengan kacung-kacungnya dari kalangan muslim munafik, yang dimana produk berupa westernisasi mereka suguhkan, orang islam yang awam terbujuk rayu oleh produk westernisasi/Pembaratan/Amerikanisasi ini. Gambaran dari dampak-dampak negatifnya bisa kita rasakan berupa:
1.Budaya Islam yang mulia tergantikan dengan budaya kafir barat yang materialistis.
2. Jilbab terbakar tubuh telanjang perlihatkan aurat,
3.Mencemooh ustadz dan memuji artis
4.Mengkeraskan musik dan mematikan lantunan ayat qur’an,
5.Ramai gerombolam manusia dalam pesta dan konser, kajian ilmiah/pengajian sepi didatangi, nodai kesucian dengan PERZINAHAN atas namakan cinta dan kenikmatan (freesex merajalela),
6.Minuman keras dan narkoba dianggap jalan pintas penghilang stress dan dampak-dampak negatif lainnya
Inilah akibat dari Westernisasi yang menyerang kaum muslimin, hingga lahirlah generasi muda berintegrasi rendah, berspiritual minim, otak mesum dan bergaya hidup materiallis. Merasa malu dengan identitas kemuslimannya, pemikiran dan cara pandang hidup mereka telah teracuni dengan menganggap budaya Islam norak, kolot, jadul, cupu dan segudang kata-kata rendahan lainnya dan tidak layak peraturan-peraturan Islam menjadi aturan disetiap kehidupannya. Banyak juga bad news yang didapat dari kalangan pemuda dalam dunia pornografi, Data-data dari KOMNAS perlindungan anak yang melakukan survei pada 4.500 remaja di 12 kota besar. Hasil sungguh mencengangkan, 97% remaja mengaku pernah menonton film porno (bukan fitnah memang, banyak remaja yang doyan mengosumsi pornografi). 93,7% diantaranya pernah melakukan Kisses, petting dan oral sex, bahkan remaja SMP sebanyak 62.7% pernah melakukan FreeSex dan 21,2% siswi SMA mengaku pernah meggugurkan kandungan. Penyimpangn berupa abortus dan sterelisasi (pemgguguran kandungan secara paksa) menyerang sobat-sobat muda kita yang berada di lintasan nista.
Tidak hanya itu saja Ghazwul Fikri yang bermecusuar Westernisasi dalam aksinya, mereka melakukan penyesatan melalui budaya kepada kaum muslimin, sehingga Budaya-budaya kafir diadopsi oleh umat awam seperti valentine day, Thanxgiving, Mask Party, Halloween, Birthday party, Prom Nite dan budaya kafir lainnya yang tidak ada sama sekali dalam budaya Islam. Trend mode dan Lifestylepun ditiru walaupun bertentangan dan dianggap cacat oleh syariat islam. “Janganlah termakan dan terbujuk rayu oleh opini-opini Tolol yang begitu memanipulatif dari musuh-musuh kafir dan pengekornya yang picik dari kalangan muslim munafik/iblis liberal yang menyesatkan sehingga membuat kita semakin jauh dari Alloh SWT”. .
Setelah kita mengenali mercusuar Al-Ghazwuul Fikri, semoga ulasan singkat ini dapat diambil pelajaran, menjadi bahan renungan dan cambuk untuk semangat kita. Mengingat gelombang Invasi pemikiran semakin deras. Tidak ada kata malas untuk mengenali dan mempelajari Islam lebih dalam lagi mulai dari sekarang. Dengan senjata ilmu dan Aqidah yang kuat-lah yang dapat membentengi diri kita dari serangan pemikiran ini dan menyerang balik terhadap pemikiran-pemikiran Setan yang selalu digonggongkan kaum liberalisme dan musuh-musuh kafir dalam ranah pertempuran pemikiran (Ghazwul fikri). Semoga Allah azza wa jalla selalu mejaga kita, memberi kita kekuatan iman dan kemenangan & agar selalu tetap istiqomah di jalan Sunnah Rasul-Nya yang mulia.
Wallahu a’lam.