Minggu, 01 Juli 2012


RESUME  6
MANAJEMEN KONFLIK (Dalam Outbond)

                Pada saat MK Psikologi Industri yang kegiatan pembelajarannya lewat outdoor kemaren, merupakan pengalaman yang unik dan menarik. Kenapa dibilang menarik? Kita anak teknik industri reguler, coba di gabung dan membentuk kelompok dengan anak kelas karyawan dan teman-teman dari fakultas psikologi dalam outbondnya, saya gak terlalu kenal dengan mereka apalagi  akrab, tetapi kita dirangsang untuk bekerjasama untuk menyelesaikan tuntutan masalah dalam outbond tersebut.

                Pertanyaannya! Apakah ini merangsang konflik? Saya katakan, Jelas iya. Kita di tuntut kerjasama dengan orang yg belum kita kenal dimana Karakter orang yang beda-beda, ada yang tenang, mudah marah, ada yang terlalu aktif dan ada yang sangat pasif. Tetapi disitulah hebatnya, disitu ilmunya, perbedaan karakter kita masing-masing dan masalah yang harus diselesaikan pada saat outbond tersebut yang memunculkan kita motivasi dan kerjasama yang solid, sehingga kita semakin kompak dan masalah dalam outbond tersebut dapat terselesaikan, ini adalah konflik Fungsional.

                Ada 2 macam fungsi konflik, yaitu:

1. Konflik Yang Fungsional
                Konflik yang dapat mendukung sasaran kerja, bersifat konstruktif dan mendukung sasaran kelompok serta memperbaiki kinerja

2.Konflik Disfungsional
                Konflik yang merugikan dan menghambat kinerja kelompok


RESUME  4
JUDUL: KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi sebuah kelompok untuk mencapai suatu visi atau serangkaian tujuan tertentu yang ditetapkan.

Syarat menjadi  pemimpin yang baik  adalah


a.Kekuatan Fisik dan Mental
Pemimpin harus memiliki kekuatan tersebut agar mampu berfikir keras dan banyak berfikir untuk menyelesaikan masalah-masalah.

b. Penguasaan emosional
Supaya tidak mudah marah dan putus asa

c.Mengerti psikologi
Agar  dapat menjaga hubungan baik dengan bawahan, dan bawahan dapat senang hati mengerjakan  apa yang pimpinan perintahkan.

d. Motivasi dan dorongan pribadi
Hal ini sangat dibutuhkan, agar gairah dan semangat dalam diri pemimpin terus berkobar.
Kecakapan dalam berkomunikasi dan bergaul


Organisasi membutuhkan kepemimpinan dan manajemen yang kuat agar efektivitasnya optimal

1. Hubungan pemimpin-anggota
Tingkat kepatuhan, kepercayaan, dan rasa hormat yang dimiliki oleh bawahan terhadap pimpinan mereka.
2. Struktur tugas
Tingkat sejauh mana penentuan pekerjaan diproseduralkan (yaitu, terstruktur atau tidak terstruktur)
3. Kekuatan Posisi
Pengaruh yang berasal dari posisi struktural formal seseorang dalam organisasi; termasuk kekuatan untuk mempekerjakan, memecat, mendisiplinkan, mempromosikan, dan memberikan kenaikan gaji

STUDY KASUS:
Kasus 1 : Hartoyo Sebagai Manajer

     Drs. Hartoyo telah menjadi manajer tingkat menengah dalam departemen produksi suatu perusahaan kurang lebih 6 bulan. Hartoyo bekerja pada perusahaan setelah dia pensiun dari tentara. Semangat kerja departemennya rendah sejak dia bergabung dalam perusahaan. Beberapa dari karyawan menunjukkan sikap tidak puas dan agresif.
     Pada jam istirahat makan siang, Hartoyo bertanya pada Drs. Abdul Hakim, ak, manajer departemen keuangan, apakah dia mengetahui tentang semangat kerja yang rendah dalam departemen produksi. Abdul Hakim, menjawab bahwa dua telah mendengar secara informal melalui komunikasi "grapevine", bahwa para karyawan Hartoyo merasa tidak senang dengan pengambilan semua keputusan yang dibuat sendiri olehnya. Dia (Hartoyo) menyatakan, "dalam tentara, saya membuat semua keputusan untuk bagian saya, dan semua bawahan mengharapkan saya berbuat seperti itu."

Pertanyaan kasus :
  1. Gaya kepemimpinan macam apa yang digunakan oleh Hartoyo ? Bagaimana keuntungan dan kelemahannya ? Bandingkan motivasi bawahan Hartoyo sekarang dan dulu sewaktu ditentara.
  2. Konsekuensinya apa, bila Hartoyo tidak dapat merubah gaya kepemimpinannya ? Apa saran saudara bagi perusahaan untuk merubah keadaan ?


Jawab :
  1. Gaya kepemimpinan yang digunakan Hartoyo adalah militeristik. Keuntungan menggunakan gaya militeristik adalah kedisiplinannya yang tinggi, sehingga pekerjaan tidak akan terbengkalai. Sedangkan kelemahannya adalah segala sesuatunya bersifat formal, bahkan untuk berkomunikasi pun dengan cara formal. Hal itu membuat para bawahan merasa tidak nyaman karena akan kesulitan untuk bergaul dengan atasan. Motivasi bawahan Hartoyo yang sekarang akan sangat berbeda dengan yang dulu. Bawahan yang dulu mempunyai semangat dalam bekerja karena diberikan kebebasan, sedangkan yang sekarang semangat tersebut akan luntur karena sifat pemimpin yang kaku dan terpatok pada kemiliteran.
  2. Konsekuensi yang didapat Hartoyo bila tidak merubah gaya kepemimpinan adalah akan banyak para bawahan yang mengundurkan diri dari pekerjaan karena merasa tidak nyaman dan kebebasannya yang dibatasi, dan Hartoyo akan dicap sebagai pemimpin yang kejam. Saran saya bagi perusahaan untuk merubah keadaan adalah dengan memberi teguran dan pengertian kepada Hartoyo bahwa tujuan perusahaan bukanlah seperti waktu ditentara dulu, atau memindahkan Hartoyo ke departemen lain yang lebih membutuhkan jiwa seorang pemimpin yang militeristik.

Sabtu, 21 April 2012

RESUME 3 PSIKOLOGI INDUSTRI

@TEAM WORK

Team Work  adalah kumpulan orang yang berinteraksi untuk berbagi informasi dan mengambil keputusan untuk membantu tiap anggota berkinerja sesuai bidang tanggung jawabnya.  Setiap kelompok pasti mempunyai tujuan untuk digapai:

Terdapat 2 komponen yang berkepentingan dalam meraih tujuannya dalam suatu kelompok, yaitu :

>>Individu.

Dimana individu ini ketika berada dalam kelompok, mempunyai tujuan individu yang hendak dicapai, semisal kebutuhan untuk dihargai, aktualisasi diri dan pengembangan diri.

>>Kelompok

Tidak mungkin ada kelompok yang tidak mempunyai arah atau tujuan yang hendak dicapai, tujuan dari kelompok terbangun dari dasar untuk apa dia membentuk kelompok, misal organisasi kerohanian, organisasi tersebut mempunyai tujuan untuk mencerahkan rohani-rohani anggota didalam kelompoknya dan menyebarkannya kepada masyarakat diluar kelompoknya.

@ Beberapa Ulasan agar tercipta tim yan solid:

>>Jalankan komunikasi dengan sebaik mungkin, dengan harus mempertimbangkan etika ketika berkomunikasi dan pengendalian emosi agar tidak memgedapankan ego yang berdampak negatif pada kebijakan keputusan kelompok.
>>Dapat menerima kritik dan saran dengan bijaksana.

@Dua penilaian terhadap bentuk komunikasi kelompok

>>Rantai Kecil

Dalam penilaian ini, komunikasi yang di implementasikan dari anggota-anggota kelompoknya didapati dari  anggota-anggota tertentu yang terkenal aktif, sehingga hal tersebut melahirkan perbandingan antara anggota yang aktif dan pasif, yang menjadi permasalahan ini adalah anggota yang pasif, dimana kepasifan yang dilakukan anggota tersebut akan berdampak kepada anggota itu sendiri berupa ketidak kotmimenan yang menyebabkan anggota tersebut berpandangan bahwa kelompoknya menjadi prioritas nomer 2 bagi individu pasif tersebut.

>>Rantai Besar

Komunikasi yang dijalankan sudah baik, dimana para anggotanya semuanya bersuara untuk menyampaikan aspirasinya, hal ini menimbulkan kesolidan pada para anggota-anggotanya karena aspirasinya tersalurkan, sehingga kelompok yang di isi oleh anggota-anggota tersebut, menjadi prioritas utama, hal seperti ini lahir karena ada kepedulian tinggi dari para anggotanya terhadap kelompoknya.

NOTE : Membuang-buang waktu itu adalah sesuatu yang amat merugikan. kejarlah setiap kesempatan yang ada, manfaatkan setiap peluang yang datang, karena pada hakekatnya ketika kita menyia-nyiakan kesempatan/peluang yang ada sama halnya dengan membuang-buang waktu
RESUME 3 PSIKOLOGI INDUSTRI

TEAM WORK

Team Work  adalah kumpulan orang yang berinteraksi untuk berbagi informasi dan mengambil keputusan untuk membantu tiap anggota berkinerja sesuai bidang tanggung jawabnya.  Setiap kelompok pasti mempunyai tujuan untuk digapai:

Terdapat 2 komponen yang berkepentingan dalam meraih tujuannya dalam suatu kelompok, yaitu :

>>Individu.
Dimana individu ini ketika berada dalam kelompok, mempunyai tujuan individu yang hendak dicapai, semisal kebutuhan untuk dihargai, aktualisasi diri dan pengembangan diri.

>>Kelompok
Tidak mungkin ada kelompok yang tidak mempunyai arah atau tujuan yang hendak dicapai, tujuan dari kelompok terbangun dari dasar untuk apa dia membentuk kelompok, misal organisasi kerohanian, organisasi tersebut mempunyai tujuan untuk mencerahkan rohani-rohani anggota didalam kelompoknya dan menyebarkannya kepada masyarakat diluar kelompoknya.

Beberapa Ulasan agar tercipta tim yan solid:

>>Jalankan komunikasi dengan sebaik mungkin, dengan harus mempertimbangkan etika ketika berkomunikasi dan pengendalian emosi agar tidak memgedapankan ego yang berdampak negatif pada kebijakan keputusan kelompok.

>>Dapat menerima kritik dan saran dengan bijaksana.

@Dua penilaian terhadap bentuk komunikasi kelompok

>>Rantai Kecil

Dalam penilaian ini, komunikasi yang di implementasikan dari anggota-anggota kelompoknya didapati dari  anggota-anggota tertentu yang terkenal aktif, sehingga hal tersebut melahirkan perbandingan antara anggota yang aktif dan pasif, yang menjadi permasalahan ini adalah anggota yang pasif, dimana kepasifan yang dilakukan anggota tersebut akan berdampak kepada anggota itu sendiri berupa ketidak kotmimenan yang menyebabkan anggota tersebut berpandangan bahwa kelompoknya menjadi prioritas nomer 2 bagi individu pasif tersebut.
>>Rantai Besar

Komunikasi yang dijalankan sudah baik, dimana para anggotanya semuanya bersuara untuk menyampaikan aspirasinya, hal ini menimbulkan kesolidan pada para anggota-anggotanya karena aspirasinya tersalurkan, sehingga kelompok yang di isi oleh anggota-anggota tersebut, menjadi prioritas utama, hal seperti ini lahir karena ada kepedulian tinggi dari para anggotanya terhadap kelompoknya.

NOTE : Membuang-buang waktu itu adalah sesuatu yang amat merugikan. kejarlah setiap kesempatan yang ada, manfaatkan setiap peluang yang datang, karena pada hakekatnya ketika kita menyia-nyiakan kesempatan/peluang yang ada sama halnya dengan membuang-buang waktu

Minggu, 11 Maret 2012

Mengenali Sarana-sarana Perang Pemikiran

Mengenali Sarana-sarana Perang Pemikiran
(Mercusuar Al-Ghazwul Fikri)

Sebagai kaum muslimin, kita haruslah cerdik dalam memperhatikan kondisi umat Islam pada zaman sekarang, janganlah kita memicingkan mata, menganggap remeh bahkan tidur terhadap serangan musuh-musuh kafir. Mereka tidak akan pernah diam, ridho dan tenang melihat Islam berkembang di bumi ini,

sebagaimana Alloh SWT TELAH BERFIRMAN:

“Tidak akan pernah ridha denganmu orang Yahudi dan juga orang Nasrani sampai engkau mengikuti agama mereka”, (Qs. Al-Baqarah/2; 120).

Tidak cukup mereka mempermalukan darah kaum muslimin dengan banyak membunuh nyawa-nyawa kaum muslimin yang tak berdosa, sehingga membuat banjir darah di negara muslim, menodai kesucian wanita-wanita muslim dengan sangat keji, membantai anak anak muslim secara kejam, menghancurkan tempat tinggal, membakar masjid, memporak porandakan rumah sakit dan kebrutalan-kebrutalan lainnya melalui invasi militernya. Tidak hanya itu saja aksi perang yang mereka lakukan terhadap kaum muslimin, tetapi juga mereka memakai strategi Al-Ghowdzul Fikri (Invasi Pemikiran), yang sungguh lebih berbahaya, begitu busuk dan sangat beracun. Pada saat ini gelombang Ghowdzul fikri begitu deras dan sangat terasa sekali.

# Definisi Ghazwul Fikri #

Bisa dikatakan bahwa Al-Ghazwul Fikri adalah perang pemikiran / perang opini/ Invasi Intelektualitas yang menyerang mental dan psycologis korbannya. Ghazwul Fikri lebih berbahaya dari Ghazwul Askari (Invasi Militer), dikarenakan korban-korban yang terbius perang pemikiran ini seperti dininabobokan terasa asyik dan menyenangkan karena pintarnya mereka para musuh-musuh kafir mengemas manis dan rapi serangan ini, tapi pada hakikatnya sesuatu yang mereka tawarkan adalah pembodohan dan pengkaburan terhadap ajaran Islam. Efek besar dari Ghazwul Fikri yaitu dapat membunuh karakter Islami, membuat rancu pemahaman Islam, membancikan ajaran Islam, meracuni Aqidah, penentangan besar-besaran terhadap hukum Alloh Azza Wa Jalla dan menyesatkan pola pikir .

Ghazwul fikri inilah yang merupakan cara paling jitu yang digunakan keparat musuh-musuh kafir dalam menumpas habis Aqidah Islamiyah didada kaum muslimin sehingga ,lahirlah pemuda muslim yang tampil urak-urakan, mental porno, berspiritual minim dan bergaya hidup materialis. Sungguh memprihatinkan dan mengenaskan, begitu banyak kejahatan dari Ghazwul Fikri yang digandrungi para remaja (Memang inilah sasaran utama mereka yaitu generasi mudanya) bahkan orang tua sekalipun menjadi korban invasi pemikiran sekaligus player Ghazwul Fikri disengaja maupun tak disengaja, dikarenakan gencarnya arus peperangan ini. Kaum muslimin yang mempunyai wawasan Islam yang minim akan keislaman dan Aqidah yang lemah, akan menjadi mangsa empuk bagi yang telah dirancang cantik oleh keparat musuh-musuh kafir.

# Mercusuar/Sarana Ghowdzul Fikri #
InsyaAlloh ada 6 mercusuar yang dipakai Ghazwul Fikri yang telah dikenali, yang efeknya begitu keras terhadap penghancuran karaker, budaya dan Aqidah kaum muslimin. Mercusuar (sarana-sarana) Al-Ghowdzul Fikri itu sebagai berikut :

1. Ar-I’lam/ Media Masa
Mereka musuh-musuh kafir telah sukses besar menguasai media masa yang bertaraf nasional maupun internasional bahkan yang lokal dan barhasil menulusupi/ menyuguhkan program-programnya yang cantik dan pesonanya yang manis tapi racunnya bukan main dahsyatnya karena dapat menyesatkan pola pikir korbannya. Isi dari program tersebut bertujuan untuk:

a. Membancikan ajaran Islam, dengan sratetegi busuk inilah mereka mengaburkan segala sesuatu yang berbau Islam.

b. Memompa Syubhat (sesuatu yang berbau samar) dan Memburukkan citra opini islam yang medianya berupa cerpen, cergam (cerita bergambar), Reality Show yang disusupi oleh invasi pemikiran, sinetron - sinetron dan film-film bahkan sinetron dan film yang berbau religius sekalipun bisa disusupi oleh virus Al-Ghazwul Fikri (cermatilah dan janganlah kita memicingkan mata dalam masalah ini) waspadalah dalam memilih tontonan dan tontonan jangan dijadikan tuntunan, karena hanya Al-Qur’an dan Ash-Sunnah-lah yang sangat pantas dijadikan tuntunan oleh setiap muslim. Musuh-musuh kafir selalu membuat citra opini yang memburuk-burukkan Islam, supaya umat Islam sendiri merasa canggung, takut dan malu dengan keislamannya sendiri. Penetrasi penyesatan yang teroganisir dari Ghazwul Fikri (permainan mereka begitu halus, kita harus teliti dan cermat didalam mendeteksi propagandanya yang selalu bergentayangan didalam Mars Media).

c. Menjadikan islam sebagi bahan lawakan atau lelucon

d. Digalakkan atau dimuatnya habis-habisan acara bermoral rendah yang membuat kaum muslimin jauh dari mengingat Alloh berupa acara-acara MUSIK dan yang lainnya.Yang dimana sekarang banyak manusia menghalalkan sesuatu yang telah diharamkan dan Nabi SAW telah memperingatkan “Akan ada sebagian umatku yang menghalalkan Zina, Sutera (untuk lelaki), khamr dan Alat musik.”(Imam Bukhory no. 5590 dari Abu Malik Al-Asyari).

2. Al-Istisyrot/ Orientalisme
Sarana ini berupa pengkajian dunia barat terhadap dunia timur untuk mengkerdilkan pemikiran islam demi mencapai tujuan busuknya. Tak segan-segan mereka membuat intitusi-intitusi, majalah, radio dan lain-lain yang mendukung mereka.

3.Kristenisasi/ Transformasi
Mercusuar yang berupa kristenisasi berupaya untuk mengkristenkan kaum muslimin, pada masa sekarang nama kristenisasi diperhalus menjadi transformasi. Strategi yang mereka pakai dalam hal ini berupa pendidikan yang stakeholdernya yaitu

1. Anak didik input
2. Kurikulum berbasis sekuler - liberal (sekuler ialah paham yang memisahkan antara segala macam aspek kehidupan manusia dengan agama). Paham sekuler akan membuat kerusakan sistem dalam bidang apapun dikarenakan rambu-rambu agama/ hukum-hukum agama dilenyapkan. Mereka yang berpaham sekuler cenderung menjalani kehidupan dengan menuruti hawanafsunya dan hawa nafsu cenderung membawa kesesatan.

Sebagaimana Alloh SWT berfrman:
“Dan siapakah yang lebih sesat dibanding orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa petunjuk dari Alloh” (Al-Qashash:50)
“Dan janganlah kamu mengikui hawa nafsu, karena ia akan menyesatkanmu dari jalan Alloh” (Shad:26)

Secara bertahap kaum liberal-sekuler punya program sistematis untuk mengubah kurikulum pendidikan Islam yang saat ini masih dianggap belum inklusif pluralis. Upaya itu makin hari, makin tinggi intensitasnya, sebagai kaum muslimin kita harus waspada dengan virus SEPILIS (Sekulerisme, Pluralisme & Liberalisme) yang akan melumpuhkan syariat..

 Liberalisasi Pendidikan
Menurut pengamat dari INSIST, Adian Husaini, paham liberal ini harus ditanggulangi, agar jangan sampai 10 tahun lagi paham ini menguasai wacana pemikiran dan pendidikan islam di Indonesia, sehingga lahir dosen-dosen, guru-guru agama, khatib atau kyai yang mengajarkan paham sesat berupa persamaan agama kepada anak didik dan masyarakat.

Adian menyadari, sejak beberapa puluh tahun lalu, telah dilakukan proses liberalisasi pendidikan islam secara sistematis melalui sistem perubahan metode studi islam di Universitas dan Pondok pesantren, Salah satu caranya adalah mengirim dosen dan guru agama secara besar-besaran untuk belajar Islam di pusat-pusat studi Islam di Barat.
Hasilnya, kini para alumni, telah berhasil menelusup dan menancapkan kukunya di universitas-universitas Islam di Indonesia. Termasuk pesantren sebagai targetnya . secara sistematis , metode study Islam telah diubah mengikuti sistem dan paradigma barat dengan dalih menerapkan metode objektif ilmiah. Hasilnya tidak sedikit yang belajar Islam, kemudian menjadi bingung dan ragu-ragu terhadap Islam. Bahkan banyak sarjana muslim secara terang-terangan menghujat Islam..kata Adian,

a. Mars Media, Dengan alat inilah mereka banyak memasukan program- program menyesatkan yang membuat rancu pemahaman Islam seperti acara pengobatan berkedok sihir seperti Miracle dan yang lainnya. Kita harus berwaspada. . . .!!!
b. Mengambil simpati dari bencana, bencana alam merupakan peristiwa yang menguntungkan mereka demi memurtadkan kaum muslimin. Para musuh-musuh Alloh SWT mengirim relawan-relawan kafir dan tentara kafir yang berbondong-bondong datang untuk mengambil simpati dengan pura-pura membantu yang tujuan mereka adalah memurtadakan , contoh memberi bantuan berupa mie, permen dan yang lainnya kepada kaum muslimin yang terkena bencana dengan syarat yang dibantu mereka harus meninggalkan islam dan masuk kedalam agama mereka yang kafir.
c. Perang Terselubung
d. Attagrib/ Westernisasi

Jika kita perhatikan kondisi kaum muslimin dewasa ini, kita mendapatkan suatu keadaan yang begitu mengiris hati. Dari segi Fashion, kita akan tercengang dan bingung, sulit untuk membedakan mana wanita muslim dan mana wanita kafir (AHLI NERAKA), busana yang mereka pakai sama (berpakaian tapi telanjang), sama-sama memperlihatkan aurat yang seharusnya ditutupi dan tidak memakai jilbab. Entah karena apa wanita-wanita muslim tidak mengenakan jilbabnya dan tidak menutup aurat,
Pertanyaan-pertanyaan yang timbul dibenak orang-orang beriman adalah:
1. Apakah karena kebodohan ?
2. Apakah karena memang tidak tahu (buruknya ilmu Keislaman) atau tidak mau tahu?
3. Apakah karena ada alasan-alasan tertentu yang timbul dari logika sempit manusia untuk tidak memakai jilbab?
4. Apakah karena pembangkangan terhadap perintah Alloh SWT untuk berjilbab?.

Tidakkah wanita yang beridentitas muslim berpikir dan sadar melihat Tingginya tingkat pemerkosaan dan pelecehan Sexual dewasa ini.Suatu penelitian disebutkan, bahwa salah satu tingginya angka pemerkosaan adalah dikarenakan seringnya wanita tampil didepan publik dengan pakain seronok. Janganlah kita mengikuti prinsip busana orang kafir dan para perancang modenya yang brengsek lagi jahat karena pada kenyataannya mode-mode yang muncul yang dijejalkan kepada kaum muslimah berkisar mode yang membelah/ memperlihatkan bagian pinggir paha,belakang, bawah, dada , punggung dan seterusnya. Padahal sudah sangat jelas Alloh SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 29, menyuruh kaum hawa untuk mengenakan jilbabnya
Dalam Sunnah yang muliapun memperingatkan, diriwayatkan dari Abu Hurairoh ra, berkata Rasulullah SAW bersabda;
“Dua golongan penduduk neraka yang aku belum pernah melihatnya: Satu kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi. Mereka memukuli manusia dengannya. Dan wanita-wanita yang berpakain tapi telanjang (berbusana mini atau ketat/tidak memutup aurat), berjalan lenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak dapat mencium aromanya. Sesungguhnya aroma syurga itu dapat tercium dari jarak perjalanan (yang teramat jauh) sekian sampai sekian. (HR. Muslim)
Kondisi ini memang tak lepas dari tangan-tangan kotor musuh-musuh kafir dengan kacung-kacungnya dari kalangan muslim munafik, yang dimana produk berupa westernisasi mereka suguhkan, orang islam yang awam terbujuk rayu oleh produk westernisasi/Pembaratan/Amerikanisasi ini. Gambaran dari dampak-dampak negatifnya bisa kita rasakan berupa:

1.Budaya Islam yang mulia tergantikan dengan budaya kafir barat yang materialistis.

2. Jilbab terbakar tubuh telanjang perlihatkan aurat,

3.Mencemooh ustadz dan memuji artis

4.Mengkeraskan musik dan mematikan lantunan ayat qur’an,

5.Ramai gerombolam manusia dalam pesta dan konser, kajian ilmiah/pengajian sepi didatangi, nodai kesucian dengan PERZINAHAN atas namakan cinta dan kenikmatan (freesex merajalela),

6.Minuman keras dan narkoba dianggap jalan pintas penghilang stress dan dampak-dampak negatif lainnya

Inilah akibat dari Westernisasi yang menyerang kaum muslimin, hingga lahirlah generasi muda berintegrasi rendah, berspiritual minim, otak mesum dan bergaya hidup materiallis. Merasa malu dengan identitas kemuslimannya, pemikiran dan cara pandang hidup mereka telah teracuni dengan menganggap budaya Islam norak, kolot, jadul, cupu dan segudang kata-kata rendahan lainnya dan tidak layak peraturan-peraturan Islam menjadi aturan disetiap kehidupannya. Banyak juga bad news yang didapat dari kalangan pemuda dalam dunia pornografi, Data-data dari KOMNAS perlindungan anak yang melakukan survei pada 4.500 remaja di 12 kota besar. Hasil sungguh mencengangkan, 97% remaja mengaku pernah menonton film porno (bukan fitnah memang, banyak remaja yang doyan mengosumsi pornografi). 93,7% diantaranya pernah melakukan Kisses, petting dan oral sex, bahkan remaja SMP sebanyak 62.7% pernah melakukan FreeSex dan 21,2% siswi SMA mengaku pernah meggugurkan kandungan. Penyimpangn berupa abortus dan sterelisasi (pemgguguran kandungan secara paksa) menyerang sobat-sobat muda kita yang berada di lintasan nista.

Tidak hanya itu saja Ghazwul Fikri yang bermecusuar Westernisasi dalam aksinya, mereka melakukan penyesatan melalui budaya kepada kaum muslimin, sehingga Budaya-budaya kafir diadopsi oleh umat awam seperti valentine day, Thanxgiving, Mask Party, Halloween, Birthday party, Prom Nite dan budaya kafir lainnya yang tidak ada sama sekali dalam budaya Islam. Trend mode dan Lifestylepun ditiru walaupun bertentangan dan dianggap cacat oleh syariat islam. “Janganlah termakan dan terbujuk rayu oleh opini-opini Tolol yang begitu memanipulatif dari musuh-musuh kafir dan pengekornya yang picik dari kalangan muslim munafik/iblis liberal yang menyesatkan sehingga membuat kita semakin jauh dari Alloh SWT”. .

Setelah kita mengenali mercusuar Al-Ghazwuul Fikri, semoga ulasan singkat ini dapat diambil pelajaran, menjadi bahan renungan dan cambuk untuk semangat kita. Mengingat gelombang Invasi pemikiran semakin deras. Tidak ada kata malas untuk mengenali dan mempelajari Islam lebih dalam lagi mulai dari sekarang. Dengan senjata ilmu dan Aqidah yang kuat-lah yang dapat membentengi diri kita dari serangan pemikiran ini dan menyerang balik terhadap pemikiran-pemikiran Setan yang selalu digonggongkan kaum liberalisme dan musuh-musuh kafir dalam ranah pertempuran pemikiran (Ghazwul fikri). Semoga Allah azza wa jalla selalu mejaga kita, memberi kita kekuatan iman dan kemenangan & agar selalu tetap istiqomah di jalan Sunnah Rasul-Nya yang mulia.

Wallahu a’lam.

Sabtu, 10 Maret 2012

RESUME 1 MK PSIKOLOGI INDUSTRI

RESUME 1 MK PSIKOLOGI INDUSTRI
Setiap organisasi tidak pernah lepas dengan yang namanya

1.SDM
Ketika kita mulai bicara soal SDM, maka hal ini sangat erat kaitannya dengan 2 potensi fundamental yang dimiliki manusia yaitu:

 Hard Skill merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya.
contohnya ahli mengoperasikan mesin bubut, merakit PC komputer, mampu mengendarai mobil dll

 Soft Skill adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.
Contohnya: kemampuan kerja sama tim, kemampuan memimpin, kemampuan memotivasi diri sendiri dll.

Ketika kemampuan tersebut di padukan dan dikembangkan dengan baik maka keberhasilan yang dicita-citakan niscaya akan tercapai. Agar memudahkan kita memahami tentang potensi kemampuan SDM ini, muncul rumus sebagai berikut:

SDM = Ha + So / C x T x H

Ket:
Ha = Hard Skill
So = Soft Skill
C = Complaint
T = Time
H = Mengeluh

Mari kita akan jelaskan rumus ini: Ketika ( Ha + So = Pribadi yang sukses). Namun untuk mewujudakan hasil tersebut di perlukan formula kusus berupa “FOKUS & GAIRAH” dalam melakukan aktivitas yang kita jalankan, ketika formula tersebut kita tidak manfaatkan secara maksimal, maka akan muncul dampak seperti ini: (H x T x C). Saya akan jelaskan sebagai berikut

• H adalah mengeluh, sikap ini timbul dari pribadi-pribadi yang tidak berkomitmen dengan apa yang dia lakukan.

• T adalah Time, ini fase ke 2 yang timbul akibat dari sikap mengeluh tadi, maka secara otomatis individu tersebut akan terdorong untuk suka menunda-nunda waktu kerja. Sikap seperti ini hanya akan menghambat kesuksesan dan membuang-buang waktu yang tesedia.

• C adalah complaint, ini fase 3 yang lahir dari fase ke 2, pribadi yang suka menunda-nunda pekerjaan maka hasil kerja yang dihasilkan akan berkualitas rendah, kualitas ini berpengaruh kepada komponen-komponen yang ada di lingkungannya. Tidak menutup kemungkinan Complaint-complaint akan bermunculan terhadap hasil kerja dari pribadi tersebut. Jika hal ini kita analogikan disebuah industri, complaint complaint akan datang, entah dari pihak management ataupun konsumen

2. SYSTEM MANAGEMENT

System management sebuah industri terdiri dari:

@ visi & misi yang di cita-citakan
@ struktur organisasi
@ Job Desk (dengan melakukan training terhadap karyawan agar kualitasnya bertambah)
@ Development
@ Pengukuran kerja / Measuretment (yang dihasilkan adalah tentang cocok tidaknya karyawan dalam       jabatan tersebut)
@ feed back (Umpan Balik)
@Coching (peningkatan kerja).

 NOTE

Kerja sebuah industri, terdiri dari 3 komponen: Input – Output – Proses, bila terjadi kegagalan pada hasil produk dan penjualannya, solusinya adalah dengan melakukan evaluasi terhadap 3 komponen tersebut, karena kesalahan bisa terjadi pada input ataupun proses atau kedua-duanya.